Home » » FAKTOR-FAKTOR KEMUNDURAN DAN WARISAN DAULAH SAFAWI

FAKTOR-FAKTOR KEMUNDURAN DAN WARISAN DAULAH SAFAWI

Posted by Kumpulan Catatan Nana Misnara on Minggu, 25 Oktober 2026

 FAKTOR-FAKTOR KEMUNDURAN

1. Konflik dengan Daulah Usmani ⚔️
Perbedaan mazhab menjadi salah satu sumber ketegangan.
Konflik berkepanjangan melemahkan Safawi. 

2. Kemerosotan Moral Pemimpin πŸ‘€
Sebagian pemimpin tidak mampu menjalankan pemerintahan secara optimal.
Sulaiman mengalami kecanduan narkotika dan kehidupan malam.
Pemerintahan terabaikan selama hampir 7 tahun. 

3. Kelemahan Pasukan Ghulam πŸ›‘️
Semangat juang tidak sebanding dengan Qizilbash.
Ketahanan mental dan pelatihan kurang.
Pertahanan kerajaan melemah. 
4. Konflik Internal ⚠️
Perebutan kekuasaan.
Perselisihan dalam pemerintahan.
Stabilitas negara semakin lemah. 

πŸ“Œ AKHIR DAULAH SAFAWI
1722 M → Isfahan jatuh kepada Mir Mahmud
⬇️
1732 M → Tahmasp II digulingkan Nadir Khan
⬇️
8 Maret 1736 M → Nadir Khan menjadi penguasa
⬇️
BERAKHIRNYA KEKUASAAN DAULAH SAFAWI 

🟑 C. WARISAN DAULAH SAFAWI
1. πŸŒ‰ JEMBATAN KHAJU
Lokasi: Isfahan
Dibangun kembali oleh Shah Abbas II ±1650 M.
Dibangun di atas fondasi jembatan lama.
Panjang 105 m.
Lebar 14 m.
Memiliki 21 saluran besar + 26 saluran kecil.
Berfungsi berkaitan dengan pengelolaan/aliran air.
Renovasi berdasarkan prasasti: 1873 M. 
Kata kunci:
Khaju = arsitektur + teknologi + pengelolaan air + keindahan

2. 🏫 SEKOLAH CHAHAR BAGH
Lokasi: Isfahan
Mahakarya arsitektur akhir Daulah Safawi.
Disebut juga Sekolah Soltani.
Dibangun pada masa Shah Sultan Hussein Safavi.
Pembangunan dimulai 1706 M.
Dekorasi dan pemasangan ubin berlangsung hingga 1714 M.
Berfungsi sebagai lembaga pendidikan ilmu agama.
Mohammad Baqir Majlisi menjadi salah satu ulama/pengajar.
Memiliki empat halaman utama.
Kaya akan: kaligrafi, mozaik, pengubinan, lukisan, miniatur, plesteran, permadani, dan seni dekoratif lainnya


0 komentar:

Posting Komentar

Entri Populer

Mengenai Saya

Foto saya
Majalengka, Jawa Barat, Indonesia
.comment-content a {display: none;}